with love,
tiffani
|
who love you very much
|
with love,
tiffani |
|
h o m e moi
1998 -
credits.
| ❝ Menjadi Lemah ❞
posted on Sep 19, 2012 @ 21:22 // 0 comment(s) |
Sejak hari itu, hariku penuh kata cinta dan sayang. Penuh rasa nyaman dari genggaman tangan hangat dan bahu untuk bersandar. Kita tak lagi merasa terpisah oleh jarak, walau nyatanya begitu. Kamu. Masih satu-satunya lelaki yang terpaku dihatiku. Setidaknya untuk saat ini. Kamu yang mengisi kekosongan pikiranku. Kekosongan tujuan hidupku. Ah iya! Kamu juga yang perlahan menghilangkan lemahnya aku dan menggantinya dengan segudang semangat yang terus mengalir. Yang selalu aku harapkan hanya untuk aku. Semoga. Kau tahu, sekarang aku bukan perempuan yang lemah. Aku kuat dan akan selalu begitu. Karena aku percaya, kamu disini. Selalu disini, untukku. Untuk aku yang sekarang menjadi milikmu. Bolehkah aku terus merasa menjadi milikmu? Bolehkan kamu terus menjadi milikku? Menjadi semangatku, menjadi kekuatanku. "Aku takut lewat sini." Kataku. " Kamu jangan dibelakangku to ndut" Tambahku. Aku takut. "Dah to, aku tu dibelakangmu biar aman. Nggak papa, ada aku kok" Terimakasih, kamu lucu. Seperti bocah, yang masih kecil. Bocah yang menjaga perempuan yang disayanginya. It's okay to be weak if someone being strong for you. Labels: Cerita, Varell(˘ε˘ /) |