with love,
tiffani
|
who love you very much
|
with love,
tiffani |
|
h o m e moi
1998 -
credits.
| posted on Oct 5, 2012 @ 22:09 // 0 comment(s) |
Malam Sabtu, 2012.
Terimakasih atas ucapan maafnya. Maaf yang tidak kubutuhkan. Maaf yang tidak berguna, dan maaf yang tidak ingin kudengar. Malam ini. Kau ingat, panggilan 'penyemangat pagi'? Aku penyemangat pagimu. Aku tidak bosan mengirim sms yang sama setiap pukul 6. Good Morning, my dearest boy! Have a nice day, love you so much ;) ({}) Tidak bosan, hanya letih. Sekali lagi, aku ingin bertukar panggilan, sayang. Kau pasti mengerti. Kau lebih pintar dariku. Lebih pintar menyembunyikan sesuatu, lebih pintar pura-pura tidak tahu, lebih pintar mengelak dan beralasan. Kau tau, aku bisa apa? Aku hanya bisa mengetahui kebohonganmu dan ke-pura-pura-an-mu. Malam ini, seperti berminggu-minggu yang lalu. Bahkan berbulan-bulan yang lalu, mungkin. Kau lelah. Tidur, tanpa peduli perasaanku yang butuh semangat darimu untuk mengerjakan tugas. Tanpa peduli aku belum makan, belum solat, dan tanpa peduli aku belum ingin ditinggal. Kau tau, akhir-akhir ini kita tidak hanya terpisah oleh jarak. Kita juga terpisah oleh kesibukanmu. Sampai tidak ada lagi satu-satunya kalimat yang hanya kuminta satu kali, sebelum tidur. Love you. Labels: Cerita |