with love,
tiffani
|
who love you very much
|
with love,
tiffani |
|
h o m e moi
1998 -
credits.
| ❝ Surga Jahannam ❞
posted on Nov 21, 2013 @ 18:17 // 0 comment(s) |
Selamat malam, elegi.
Janganlah berduka selalu, karena aku ada disini. Aku dengar kau memainkan buluh perindu itu dimalam hari. Dan juga melihat mawar yang kau rangkai disore hari. Akupun tahu kau terluka sangat dalam. Namun aku memang hanya orang penuh kata-kata satirik. Jadi jangan percaya padaku. Kau meratapi hidupmu, lalu apa? Kau diam. Seperti orang yang hidup tapi mati jiwanya. Kau merasakan kesenangan, kemakmuran, kebahagiaan dan kemewahan. Tapi sesungguhnya, ini adalah neraka bagimu. Peluklah perlahan kehangatanku, karena kau rapuh dalam dingin. Rasakanlah deru jantungku, karena tak selamanya memainkan melodi kehidupan. Dan pergilah, selagi kau belum terjebak dikepalsuanku. Begitu kau muak akan semua kebohongan dunia ini, kau akan tahu. Mereka memang cantik dan sempurna, bagai bidadari-bidadari surga. Tapi intiplah hati mereka, karena tak satupun ada yang lebih baik dari iblis. Tak ada yang sempurna, wahai jiwa yang tertidur. Dirimu, diriku, mereka semua disana busuk. All rights reserved® @tiffanirpb |